Categories
Herbal Alami Penyakit

Olahan Daun Kelor Obat Virus Corona

Olahan Daun Kelor Obat Virus Corona. Herbal madu hitam menjadi asupan penulis untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh dalam menulis artikel dengan judul ” Olahan Daun Kelor Obat Virus Corona”. Ditengah kecemasan masyarakat Indonesia akan wabah Corona penulis berusaha menyediakan tulisan kesehatan yang manfaat sebagai solusi sehat dalam menjaga tubuh dari serangan virus corona.

Kuni Nafiatul Mubarokah adalah penemu penangkal virus corona ia masih berstatus sebagai seorang pelajar asal Banjarnegara, Jawa Tengah, dilaporkan telah menemukan penangkal virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Olahan cendol dawet berbahan dasar daun kelor telah menjadi eksperimen dia beserta temannya.

Serbuk berbahan daun kelor tersebut dapat diseduh lalu ditambahkan susu murni, untuk menambah cita rasanya dapat ditambahkan agar agar ujarnya”. Kuni berkata, kombinasi tanaman herbal tumbuhan kelor dan bahan makanan tersebut, diklaim ampuh dalam meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh.

Kementerian Kesehatan Indonesia maupun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh, demi mencegah penularan virus korona/COVID-19. Kehadiran cendol dawet berbahan daun kelor ini berhasil menarik perhatian masyarakat ssekitar.

Dia dan teman-temannya hanya berusaha mengembangkan penelitian tersebut. Dicoba berdasarkan temuan ilmiah yang dibaca dalam media online yang telah ramai dibicarakan bahwa tumbuhan Kelor terkandung banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

“Sudah banyak penelitian para ahli, kita di sini hanya mengembangkan saja manfaat dari daun kelor tersebut menjadi olahan terbaik untuk dikonsumsi sebagai minuman yang nikmat kaya akan manfaat. Karena di daerah sini banyak sekali daun kelor sehingga kita manfaat kan untuk membuat cendol dawet,” ucapnya.

Pemilihan daun kelor sebagai bahan utama juga tidak terlepas dari tren kuliner, yang tengah digandrungi generasi milenial. Booming-nya boba tea misalnya, menjadi salah satu alasan Kuni mulai tertarik meneliti daun kelor.

“Berkat tampilannya, anak-anak milenial zaman sekarang itu jadi lebih tertarik dan juga tubuhnya lebih sehat. Apalagi dengan adanya virus korona/COVID-19, kita perlu menambah daya imun tubuh kita,” tambahnya.

Nutrisi apa saja yang terkandung pada daun kelor? Menurut penjelasan Kuni, daun kelor mengandung sejumlah zat baik dan vitamin. Mulai dari magnesium, kalium, vitamin A, vitamin B6 dan vitamin B12.

Daun kelor juga diklaim kaya akan anti-oksidan yang ampuh melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri-bakteri penyakit.

“Paling tinggi adalah kandungan antioksidannya yang ampuh menambah daya tahan tubuh kita,” ungkap Kuni.

Kuni dan teman-temannya juga membuat olahan empon-empon. Rempah itu terdiri dari beragam tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, hingga kapulaga. Seluruh produk Kuni dijual untuk umum dengan harga yang sangat terjangkau.

“Produk-produk ini kami buat untuk salah satu mata pelajaran kewirausahaan. Kami menjualnya ke masyarakat, ke tetangga, dan teman-teman,” ujarnya.

Assalaaaa

Categories
Penyakit Uncategorized

Update Jakarta ! Kenali Gejala CoronaVirus

Sosialisakan, jika gejala seperti dibawah, segera ke rumah sakit jangan keliling ke puskesmas dll untuk menghindari wabah menyebar disekitar anda GEJALA INFEKSI CORONA dari hari ke hari

Hari 1 s.d Hari k3e – Gejalanya mirip dengan masuk angin – Sakit tenggorokan ringan, sedikit sakit – Tidak demam. Tidak lelah. Masih makan dan minum secara normal

Hari ke-4 Sakit tenggorokan sedikit, mabuk badan. – Mulai suara serak. – Suhu tubuh berkisar antara 36,5 ~ (tergantung orang) – Mulai anoreksia. Sakit kepala ringan – Diare ringan

Hari ke 5 Sakit tenggorokan, suara serak – Tubuh panas ringan. Suhu dari 36,5 ~ 36,7 – Tubuh lelah, merasakan nyeri pada persendian Tahap ini sulit dikenali sebagai infeksi dingin atau koroner

Hari ke-6 Mulai demam ringan, sekitar 37 – Batuk dengan lendir atau batuk kering – Sakit tenggorokan saat makan, berbicara atau menelan – Kelelahan, mual – Sesekali sulit bernafas – Kembali, jari sakit yang teduh – Diare, bisa muntah

Hari ke 7 Demam lebih tinggi dari 37,4 ~ 37,8 – Batuk lebih banyak, dahak lebih. – Nyeri dan nyeri tubuh. Kepala berbobot seperti batu – Frekuensi nafas pendek tetap sama. – Lebih banyak diare – Muntah

Hari ke-8 Demam di dekat level 38 atau di atas 38 – Napas sulit, setiap kali bernapas dada terasa berat. Mengeruntukan – Batuk terus menerus, banyak bicara, bisu – Sakit kepala, nyeri sendi, sakit punggung …

Hari ke-9 Gejala tidak berubah tetapi bertambah buruk. – Demam berantakan – Batuk tidak mereda tetapi lebih buruk dari sebelumnya. – Meski sudah berusaha, Anda masih kesulitan bernapas. Pada saat ini, segera tes darah dan rontgen paru-paru harus diambil untuk diperiksa. Semoga Bermanfaat ulasan mengenai CoronaVirus yang sudah mewabah dan khawatir menyebar di jakarta dan di Indonesia dan Kita semuanya tetap SEHAT SELAMAT